Harits さんの未確認動物学の恋人

Minggu, 11 April 2010

Kongamato-Pterodactyl dari Afrika



Coba Readers liat gambar di atas, ada yang tau itu apa? Pasti tau dong.. Yak, namanya Pterosaurus ato pterodactyl, kita juga tau kalo mereka udah punah 65 juta tahun lalu.

Huh? Udah Punah? Aku ga yakin mereka dah punah, jadi aku browse di internet dan ternyata nemu artikel yang bilang kalo mereka masih ada..

Cekidot..

Pada tahun 1923, petualang bernama Frank H. Mellandsedang di Zambia. Dia mengumpulkan laporan tentang reptil terbang buas. Penduduk asli menyebut makhluk ini kongamato, yang dikatakan tinggal di rawa-rawa Jiundu di Mwinilunga Zambia barat, dekat perbatasan Kongo dan Angola. Dia digambarkan tidak memiliki bulu sama sekali, kulit halus, sebuah lebar sayap antara 4 ft dan 7 ft, dan memiliki paruh penuh gigi.



Mereka biasanya digambarkan berwarna hitam atau merah.
Ia memiliki reputasi sebagai pembalik kano (ga keren amat julukannya) dan menyebabkan kematian bagi siapa pun yang melihatnya.

Ketika ditunjukkan gambar pterosaurus
seluruh penduduk di rawa-rawa jiundu sepakat bilang kalo itu kongamatu, nah loh.. Yang bilang kalo Pterodactyl uda punah berarti boong dong?

Pada tahun 1925, seorang koresponden surat kabar terkemuka Inggris, G. Ward Harga, mengunjungi ke Rhodesia. Dia melaporkan sebuah kisah yang seorang pegawai sipil menceritakan tentang seorang pria yang masuk rawa di Rhodesia yang dikenal sebagai tempat tinggal setan. ia bertekad untuk menjelajahinya meskipun bahaya.

Ketika kembali, ia berada di ambang kematian.
Dia memiliki luka besar di dadanya. Ia menceritakan bagaimana seekor burung besar yang aneh dengan paruh panjang menyerangnya. Ketika Pegawai sipil itu menunjukkan gambar Pterosaurus dari sebuah buku binatang prasejarah, orang itu menjerit ketakutan dan melarikan diri ke rumah pelayan.


Para skeptis menduga bahwa cerita ini berasal dari imajinasi penduduk asli yang direkrut untuk bekerja di penggalian arkeologis di mana fosil pterosaurus ditemukan di Tendagaru, Tanzania, sebelum Perang Dunia I.

Mungkin laporan paling mencolok tentang pterosaurus hidup bukan dari penduduk asli, tapi dari penjelajah kulit putih British Museum.

Pada 1932 Percy Sladen dan timnya pergi ke Afrika Barat.
Bertanggung jawab atas tim itu Ivan T. Sanderson, seorang ahli ilmu hewan terkenal dan penulis. Di Pegunungan Assumbo di Kamerun, mereka berkemah di lembah berhutan dekat sungai yang membelok curam. Mereka pergi berburu di dekat sungai saat Sanderson menembak kelelawar besar pemakan buah. waktu kelelawar itu jatuh di air, Sanderson bergerak menghampiri, ia kehilangan keseimbangan dan jatuh. Dia bergegas akan bangun ketika temannya tiba-tiba berteriak "Awas!"


Penggambaran serangan terhadap Ivan Sanderson, oleh Chelsea Sams

Ada sesuatu yang hitam seukuran elang menyerang Sanderson. temannya yang hanya sekilas melihatnya menceritakan, kalo rahangnya tergantung terbuka dan terlihat gigi putih yang tajam dan jarang-jarang. Ketika Sanderson bangkit, makhluk itu sudah pergi.

Meskipun mungkin makhluk yang menyerang George Sanderson hanyalah kelelawar yang mereka tembak, agak meragukan.
kelelawar Buah tidak menyerang manusia, dan Sanderson, seorang ahli hewan internasional yangterkenal dan dihormati, tidak mengenali makhluk itu. Kelelawar buah berwarna kecoklatan atau kekuningan. Sanderson menggambarkan makhluk itu berwarna hitam.

Pada tahun 1956 di Zambia di sepanjang sungai Luapula, insinyur JPF Brown mengemudi kembali ke Salisbury dari kunjungan ke Kasenga di Zaire. Dia berhenti di lokasi yang disebut Fort Rosebery, Danau Bangweulu, untuk istirahat. Saat itu sekitar 6:00 ketika dia melihat dua makhluk terbang perlahan-lahan, bingung, dia mengamati bahwa mereka keliatan kaya hewan prasejarah. Dia memperkirakan lebar sayapnya sekitar 3-3 1 / 2 kaki, ekor tipis panjang, dan kepala ramping, yang disamakan dengan sebuah moncong memanjang dari anjing. Salah satu dari mereka membuka mulut di mana ia melihat sejumlah besar gigi runcing. Pribumi dari suku Awemba mengatakan kalo makhluk itu menyerang manusia. Mereka tinggal dalam gua-gua di tebing dekat sumber Sungai Zambezi.

Apa benar kalo Pterosaurus masih eksis? Mungkinkah mereka salah lihat? Tapi melihat bukti-bukti ini rasanya sulit buat bilang kalo mereka udah punah. Apa yang diliat Sanderson dkk adalah bangau saddle yang banyak ditemukan di afrika?


"Apakah saya yang mereka liat?"

Yak, misteri ini menunggu untuk dipecahkan.. Oia kalo ada yang mau sponsori aku buat ke afrika nyari pterodactyl aku ga nolak loh.. Hehe..

Comment dong Readers.. Ga usa malu-malu..

Jumat, 09 April 2010

Cryptoid memangsa manusia?

Ok, jangan panik dulu liat judulnya ya Readers.. Sebenarnya aku juga agak mual-mual gimana gitu mau nulis ini, soalnya jadi kebayang ceritanya.

Konon di Pensacola Harbour, Florida pernah ada kejadian dimana sekelompok anak muda tewas dimakan monster laut. Gini riwayatnya..

Versi 1
Mei, 1965 Majalah Fate menceritakan tentang kejadian di atas, kisah itu disampaikan oleh Edward Brian McCleary. Pada tanggal 24 Maret, McCleary dan 3 orang teman, Eric Sullay, Brad Rice, dan Larry Bill, sedang menyelam di reruntuhan USS Massachusetts ketika badai datang dan mereka hampir ditarik ke laut. Setelah gelap, kabut turun, dan McCleary menggambarkan telah melihat "seperti tiang telepon sekitar tiga meter tinggi dengan sebuah bohlam di puncaknya", dan mulai memangsa dari temannya satu per satu.

Sebenarnya aku mau cari cover majalahnya tapi ga ketemu, Fate magazine sendiri ada tapi ga nemu gambarnya.



"ilustrasi aja"

Versi 2
Di versi yang kedua ini diceritain kalo sebenarnya ada 5 orang dalam kejadian itu, kalo yang di versi 1 kan cuma 4. Pertemuan dengan rakasa laut itu disampaikan oleh Brian Edward McCleary remaja, yang bilang kalo mimpi buruknya dimulai pada hari Sabtu pagi yang menyenangkan 24 Maret 1962 di Pensacola Bay, Florida. McCleary dan 4 teman - Eric, Warren, Brad dan Larry - menyelam dekat "Reruntuhan Massachusetts" ketika badai tiba-tiba mengirim mereka ke laut.

Setelah badai itu telah mereda, kabut tebal menyelimuti laut, dan 5 laki-laki itu ada di perahu karet mereka. McClearly bilang kalo kabut itu memiliki bau ikan mati. Kemudian, sekitar 40 meter jauhnya, mereka mendengar kecipak yang luar biasa. Gelombang itu mencapai rakit dan memecahnya.

Apa pun itu, mereka tahu kalo ga ada kapal yang bisa buat gelombang kaya gitu. Mereka mendengar kecipak lain, dan melalui kabut mereka bisa melihat apa yang tampak seperti tiang 10-kaki dengan kepala bulat di atasnya. Ini tetap tegak sejenak, lalu membungkuk di tengah danmulai menyelam. "Bau memuakkan memenuhi udara." katanya.

Dari kabut terdengar suara menjerit, yang anehnya bernada tinggi. 5 orang pria muda panik, memakai sepatu katak mereka, dan memutuskan untuk tetap bersama dan berenang menuju "Reruntuhan Massachusetts" yang sebagian palkanya muncuat ke permukaan. Di belakang mereka, saat mereka berenang, mereka bisa mendengar deburan, dan suara mendesis aneh.

McCleary ingat mendengar jeritan mengerikan yang berlangsung selama hampir setengah menit. "Aku mendengar panggilan Warren, 'Tolong aku, dia menarik Brad! Aku harus keluar dari sini -" Lalu suara Warren tiba-tiba terputus oleh jeritan singkat. "

Para perenang yang sisanya tinggal 3 berkerumun dan tidak tahu sejauh apa laut memisahkan mereka dari makhluk mengerikan yang menunggu mereka.

Larry yang hilang berikutnya. Satu menit dia ada di samping mereka, lalu ia hilang. 2 anakyang tersisa menyelam untuk teman mereka, tetapi tidak menemukan apa pun. Kemudian Eric mendapat kram di kakinya. McCleary memeluk leher Eric dan mereka terus menuju reruntuhan. tiba-tiba gelombang datang, memisahkan mereka dan ketika McCleary berhasil menguasai diri, ia melihat berenang Eric depannya. Apa yang terjadi berikutnya adalah mimpi buruk selama seumur hidupnya.

"Tepat di sebelah Eric bahwa sesuatu seperti tiang telepon memecah permukaan air."
McCleary menjelaskan kepada pihak berwenang. "Saya bisa melihat leher panjang
dan 2 mata kecil. Mulut terbuka, dan leher yang membengkok. Dia tepat di atas Eric, lalu menyeretnya ke bawah. Aku menjerit dan mulai berenang melewati kapal. Tubuhku gemetar tak terkendali. "

Entah bagaimana remaja laki-laki itu berhasil berenang 2 mil ke pantai dan pingsan. Ketika ia sadar kembali, ia berada di Pensacola Naval Base Hospital.

Tak satu pun dari koran lokal manceritakan semua fakta-fakta tentang melarikan diri dari binatang laut mengerikan yang menelan korban 4 orang temannya. Setiap surat kabar lokal membawa berbagai kisah tragedi itu, tetapi mereka semua menulis tentang kematian sekelompok anak laki-laki yang tenggelam karena kecelakaan. McCleary bilang kalo ceritanya tentang ular laut yang tidak disebutkan.

Edward Brian McCleary untuk menulis kisah sendiri untuk "Fate", sebuah majalah kecil yang mengkhususkan diri dalam kisah-kisah yang aneh, tidak biasa dan tidak diketahui.

Dalam artikelnya (Mei 1965), EE McGovern, direktur unit pencarian dan penyelamatan, yakin bahwa anak laki-laki itu telah diserang oleh rakasa laut.
"Orang-orang tidak percaya hal-hal ini karena mereka takut," McGovern mengakui. "Saya percaya padamu, tapi tidak banyak lagi yang bisa kulakukan."

McClearly sendiri menjadi pemabuk dan pecandu narkoba untuk melupakan kejadian itu.

Serem banget ya Readers, tapi apa bener sampe ada monster laut yang memangsa manusia? Apa itu hiu? Bukan, Hiu ga ada yang bentuknya gitu. Gurita raksasa? Mungkin juga.. Tapi kemungkinan yang paling cocok ama diskripsi McClearly sih menurutku Plesiosaurus,
tapi makhluk misterius itu sendiri soalnya cuma muncul 1 kali di daerah itu, dan ga pernah muncul lagi. Selain itu ga pernah ada fotonya. Apa dia Plesiosaurus yang lagi migrasi? Eh? Udah punah? Terus apa dong?


"apakah saya pelakunya?

Jawabannya adalah: Hanya Tuhan yang tahu.

Hehe.. Sori kalo ga tuntas bahasnya Readers, bukannya misteri makin asik kalo makin ga ada jawaban? (ngeles mode on)

Rabu, 07 April 2010

Kenapa Bigfoot itu Bigfoot?

Hai Readers.. Aku lagi UTS nih, lagi mata kuliah computer graphic, mumpung di depan Pc dan ada internet mari kita lakukan investigasi dengan ceria. Kasus kali ini adalah membongkar asal muasal nama Bigfoot.

Seperti biasa kita mule dari foto..



Whats that? Apakah itu ee' gajah yang dikeringkan?

Bukan Readers, itu adalah cetakan kaki dari makhluk misterius. Gini riwayatnya..

Pada 27 agustus 1958, di sebuah situs konstruksi di barat laut California, seorang operator traktor yang namanya Jerry Crew menemukan serangkaian besar jejak kaki 16 inci di lumpur. Karena ukuran cetakan kakinya gede, media menamai makhluk ini "Bigfoot." Nama ini ternyata brain catching banget dan menggantikan istilah Sasquatch yang lebih dulu populer.

Tapi.. Pada 2002 diketahui kalo kisah itu hoax! Bos Jerry Crew yang bernama Ray Wallace ternyata memakai cetakan kaki dari kayu yang ditempel di sepatu bootnya dan jalan-jalan di lumpur. Kebohongan selama setengah abad ini diungkapkan oleh keluarga dari mendiang Ray Wallace. Siapa sangka kalo niat iseng seseorang bisa bikin sebuah nama jadi beken banget..



Maap kalo pendek ya Readers..

Bigfoot Bluff Creek-Hoax?

Halo Readers.. Di post kali ini aku mau bahas tentang bigfoot ya.. Selama ini para mystery lovers pasti sering dong liat foto bigfoot? Tapi tentu aja ga semua foto itu asli alias ada yang hoax.

Yuk kita bahas foto yang kira-kira hoax, liat fotonya dulu nih Readers..



Kesan pertamaku: "Wah Bigfoot, kereen.."
Kesan keduaku: "Anjrit gambarnya jelas amat, berbakat nih yang motret.."
Kesan ketigaku: "Perasaanku aja apa emang makin diliat makin aneh ya ni foto?"
Kesan keempatku: "Jadi inget pilem King-King di TPI nih.."
Kesan kelimaku: "Ini sih kaya orang pake kostum!, apakah ini hoax?"

Akirnya aku jatuh ke jurang kepenasaran dan mutusin mau bahas foto ini.

Ayo cek riwayatnya, foto ini nunjukin bigfoot betina (liat dadanya) lagi jalan di bantaran sungai di utara california. Roger Patterson dan Robert Gimlin yang lagi berkuda ke six river national forest pada oktober 1967 untuk berburu bigfoot, karena keberuntungan luar biasa (ato keberuntungan yang dibuat) berhasil ketemu ama bigfoot dan mengabadikannya dalam film.

Para skeptis (termasuk aku) langsung mencerca foto itu, mereka bilang kalo itu orang pake kostum kera. Coba kita liat secara jahat-jahat, eh, baik-baik.. Bagaimanapun aku agak susah bilang kalo itu asli.



Why? Coba liat postur jalannya, terlalu tegak untuk ukuran primata. Selain itu mereka bilang udah ngambil 20 foto dan 5 ilustrasi, tapi sampe jariku keriting cuma nemu 2 pose itu (apa aku yang kurang rajin ya?)

Patterson sendiri, yang meninggal pada 1972 karena kanker, sampai pada kematiannya ia tetap bersumpah kalo itu asli.

Kisah ini segitu terkenalnya sampe dibuat film..



Ya tapi biar gimanapun juga keputusan ada di tangan Readers, is it hoax?
Protected by Copyscape Duplicate Content Detector